Kamis, 23 Juni 2016

Tugas Softskill

Name : Wiwi Rahmawati
NPM  : 29213355
Class  : 3EB04

1.)    Please make sentense in from of :
a.       Simple Present
1.       (+) She likes eating out
(-) She doesn’t like eatin g out
(?) Does she like eating out ?
2.       (+) The childreen are naughty
(-) The childreen aren’t naughty
(?) Are the childreen naughty ?
b.      Simpel Past Tense
1.       (+) They were able to swim
(-) They were not able to swim
(?) Were they able to swim ?
2.       (+) Bayu left baresty last week
(-) Bayu didn’t leave baresty last week
(?) Did Bayu leave baresty last week ?
c.       Simple Future
1.       (+) Nitta will finish all the homework tonight
(-) Nitta doesn’t finish all the homework tonigth
(?) Does finish all the homework tonight?
2.       (+) Januar will come to the party
(-) Januar will not come to party
(?) Will Januar come to the party ?
2.)    A.  Simple Present
Active   : He listens to the music.
Passive : The music is listened by him.
B. Simple Past
Active   : They just talked about mental health.
Passive : Mental health was just talked by them.
C. Future
Active   : I will eat sandwich for breakfast tomorrow.
Passive : Sandwich will be eaten by me for breakfast tomorrow.
D. Present Continues
Active   : Where are they presenting the product?
Passive : Where is the product being presented?
E. Past Continous
Active   : Mirna was asking me the question yesterday.
Passive : I was being the question by Mirna yesterday.
3.)             V1                  V2           V3
1.       Bring         -        Brought-         Brought
2.       Go             -         Went             -         Gone
3.       Eat             -         Ate                 -         Eaten
4.       Leave        -          Left                -         Left
5.       See            -          Saw               -          Seen
6.       Grow         -          Grew             -         Grown
7.       Give           -          Gave              -         Given
8.       Make         -          Made             -         Made
9.       Drink          -          Drank             -        Drunk
10.   Sleep          -          Slept               -        Slept





Kamis, 07 Januari 2016

BAHASA INDONESIA 2 (TUGAS 4: CONTOH PARAGRAF INDUKTIF, DEDUKTIF, DEDUKTIF-INDUKTIF)



BUATLAH CONTOH PARAGRAF :
  1. PARAGRAF INDUKTIF
Adalah paragraf yang kalimat pokok ditempatkan pada akhir paragraf. Paragraf induktif, yaitu paragraf yang menyajikan penjelasan terlebih dahulu, barulah diakhiri dengan pokok pembicaraa
**CONTOH :
Bertanam hidroponik dapat dilakukan dengan media apa saja, selain itu sistem hidroponik tidak memerlukan air terlalu banyak. Penggunaan pupuk juga tidak mencemari tanah dan lingkungan sekitar. Hasil dari bertanam hidroponik tidak kalah dengan penanaman langsung di tanah. Meskipun begitu biaya awal untuk membuat sistem hidroponik memang agak mahal, tapi ini bisa diakali dengan menggunakan bahan-bahan bekas disekliling. Itulah manfaat dan kekurangan sistem bertanam hidroponik
  1. PARAGRAF DEDUKTIF
Adalah paragraf yang letak kalimat pokoknya di tempat kan pada bagian awal paragraf ,yaitu paragraf yang menyajikan pokok permasalahan terlebih dahulu, lalu menyusul uraian yang terinci mengenai permasalahan atau gagasan paragraf (urutan umum-khusus).
**CONTOH :
Tumbuhan sangat bermanfaat bagi manusia. Salah satu manfaatnya adalah memberi asupan oksigen di bumi yang kemudian digunakan manusia untuk bernafas. Selain itu, manusia juga dapat memanfaatkan tumbuhan sebagai sumber makanan, obat, tempat tinggal dan masih banyak lagi.
  1. PARAGRAF DEDUKTIF-INDUKTIF
Adalah paragraf yang kalimat pokok di tempatkan pada bagian awal
dan akhir paragraf. Kalimat pada akhir paragraf umumnya menjelaskan atau menegaskan kembali gagasan utama yang terdapat pada awal paragraf.

**CONTOH :
Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak akan dapat hidup tanpa air. air merupakan sumber kehidupan bagi manusia, bayangkan saja manusia bisa menahan lapar berhari-hari namun manusia tidak bisa menahan kebutuhan akan air karena air merupakan komponen utama dari tubuh, rata-rata tiap orang memiliki 60% air dari berat tubuhnya. Semua sistem didalam tubuh tergantung oleh air. Sebagai contoh, air akan membilas racun dari organ vital, membawa nutrisi ke sel tubuh dan menghasilkan kelembapan bagi jaringan telinga, hidung dan tenggorokan. Kurangnya air dalam tubuh dapat menyebabkan dehidrasi, yaitu keadaan yang timbul karena tubuh kekurangan air sehingga tidak dapat menjalankan fungsi normalnya. setiap saat Anda akan kehilangan air melalui pernafasan, keringat, urin dan pergerakan usus. Agar tubuh berfungsi normal, maka air yang hilang harus digantikan dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung air.bayangkan saja apa yang akan terjadi pada manusia jika persediaan air telah habis.Oleh karena itu, kita sebagai Manusia harus peduli,menjaga dan melestarikan lingkungan kita,agar kelak sumber air kita tidak habis dan tidak akan terjadi krisis air bersih

SUMBER :
https://dwisarjono.wordpress.com/2014/12/20/contoh-paragraf-deduktif-induktif-dan-campuran/

TUGAS 3-B. INDONESIA 2




 buatlah contoh sebuah paragraf (generalisasi, analogi, dan sebab-akibat) yang berkaitan dengan bidang anda sekarang !

1.       Generalisasi
Direktur utama perum Bulog Mustafa Bu Bakar memperkirakan bahwa kekeringan di sejumlah tidak akan mengganggu stok beras nasional. Bahkan, rencana impor 2007 akan diundur untuk 2008 karena produksi beras dalam negeri dalam beberapa bulan mendatang mencukupi kebutuhan nasional. Mustafa menjelaskan bahwa stok beras per Juli 2007sebanyak 1,63 juta ton  cukup untuk kebutuhan nasional selama 7 bulan. Rencana pengadaan 1,8 juta ton tahun ini sudah terpenuhi 1,53 juta ton dari pembelian beras petani. Imor beras 2008 diperkirakan hanya 1,3 juta ton , lebih sedikit 200000 ton dari rencana impor tahun 2007. Dengan demikian, cadangan beras nasional masih dapat mencukupi kebutuhan pangan masyarakat dan tidak perlu dikhawatirkan sampai akhir 2007.

2.       Analogi
Dalam fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma, memiliki 2 program studi yaitu Akuntansi dan Manajemen. Kedua program ini memiliki perbedaan dalam masing-masing pembelajarannya.  Dalam Akuntansi lebih ditekankan kepada pembuatan laporan keuangan. Sedangkan Manajemen, pembelajarannya lebih menekankan dalam mengatur serta mengawasi jalannya kegiatan suatu perusahaan. Namun demikian, keduanya tetap memiliki kesamaan yaitu masih berada dalam 1 fakultas yang sama, yaitu fakultas Ekonomi.

3.       Kausalitas (sebab - akibat)
Harga beras dan kebutuhan pokok linnya menlonjak tinggi. Kenaikan harga-harga tersebut mencapai dua kali lipatnya dari harga semula. Sehingga mengakibatkan beberapa warung menjadi gulung tikar, dan sebagian yang lain menaikan harga dagangannya. Oleh karena itu, biaya hidup anak kost atau perantau terutama di kota-kota besar bertambah mahal.

Kamis, 19 November 2015

TUGAS 2-B. INDONESIA 2



Kerangka Karangan adalah rencana umum dari materi yang akan disajikan. Outline menunjukkan urutan berbagai topik, kepentingan relatif dari masing-masing, dan hubungan antara berbagai bagian.

Berikut adalah contoh kasus, dan Kerangka Karangan yang di sertai Sistematik Penulisannya.


Taman di Belakang Kuil Kuno Ini Bentuknya Sama Sejak 2,5 Abad Lalu!

      Sakai - Di suatu kuil kuno di Sakai Jepang ada taman yang indah. Yang menjadi luar biasa adalah bentuk taman itu tidak berubah hingga kini sejak 250 tahun lalu!

Rabu (6/11/2013) siang itu para jurnalis Sakai Asean Week 2013 menuju ke Kuil Takakuraji di Kota Sakai, Jepang. Tujuannya, menyaksikan kesenian Noh, opera klasik Jepang yang mulai dimainkan pada 650 tahun lalu alias sejak abad ke-14 namun tetap bertahan hingga kini.

Kami disambut oleh master opera klasik Jepang Noh, Kozo Nagayama (40). Kozo langsung mempersilakan kami untuk melepaskan alas kaki dan memberitahu bahwa di belakang kuil ini ada taman yang bentuknya tidak berubah sejak didesain pada 250 tahun lalu.

      Kozo memberitahukan bahwa taman ini didesain oleh arsitektur pertamanan Jepang, Kobori Enshu. Taman itu cantik dipenuhi tanaman perdu, beberapa tanaman pohon keras, dan yang paling belakang adalah hutan bambu.

Ada batu pijak (stepping stone) yang ditempatkan di tengah-tengah taman itu supaya tanaman semacam rumput yang menggerumbul di bawahnya tidak diinjak-injak. Batu-batu besar seperti batu kali teronggok di beberapa sudut mempercantik taman itu.

Kuil Takakuraji sendiri merupakan salah satu kuil tertua di Jepang yang didirikan oleh pendeta Buddha terkenal kelahiran Sakai, Gyoki pada tahun 705. Namun kuil ini sempat terbakar dan dibangun kembali pada awal abad ke-17.

Kerangka karangan :

TOPIK   : Keindahan Taman di Belakang Kuil Takakuraji
JUDUL  : Taman di Belakang Kuil Kuno

1.       Segi Sejarah
1.1     Segi Sejarah Berdirinya Kuil Takakuraji

2.       Segi Arsitektur
2.1     Segi Tata Letak
2.2     Segi Desain Bangunan
2.3     Segi Penambahan Unsur Alam

3.            Segi Keindahan
3.1          Segi Bentuk Taman
3.2          Segi Tradisi dari Kesenian

4.             Segi Kemasyarakatan
4.1           Segi Keramahan Masyarakat
4.2          Segi Kesopanan Masyarakat

MANIPULASI LAPORAN KEUANGAN PT. KAI



Manipulasi Laporan Keuangan PT KAI

Transparansi serta kejujuran dalam pengelolaan lembaga yang merupakan salah satu derivasi amanah reformasi ternyata belum sepenuhnya dilaksanakan oleh salah satu badan usaha milik negara, yakni PT Kereta Api Indonesia. Dalam laporan kinerja keuangan tahunan yang diterbitkannya pada tahun 2005, ia mengumumkan bahwa keuntungan sebesar Rp. 6,90 milyar telah diraihnya. Padahal, apabila dicermati, sebenarnya ia harus dinyatakan menderita kerugian sebesar Rp. 63 milyar.

Kerugian ini terjadi karena PT Kereta Api Indonesia telah tiga tahun tidak dapat menagih pajak pihak ketiga. Tetapi, dalam laporan keuangan itu, pajak pihak ketiga dinyatakan sebagai pendapatan. Padahal, berdasarkan standar akuntansi keuangan, ia tidak dapat dikelompokkan dalam bentuk pendapatan atau asset. Dengan demikian, kekeliruan dalam pencatatan transaksi atau perubahan keuangan telah terjadi di sini.
Di lain pihak, PT Kereta Api Indonesia memandang bahwa kekeliruan pencatatan tersebut hanya terjadi karena perbedaan persepsi mengenai pencatatan piutang yang tidak tertagih. Terdapat pihak yang menilai bahwa piutang pada pihak ketiga yang tidak tertagih itu bukan pendapatan. Sehingga, sebagai konsekuensinya PT Kereta Api Indonesia seharusnya mengakui menderita kerugian sebesar Rp. 63 milyar. Sebaliknya, ada pula pihak lain yang berpendapat bahwa piutang yang tidak tertagih tetap dapat dimasukkan sebagai pendapatan PT Kereta Api Indonesia sehingga keuntungan sebesar Rp. 6,90 milyar dapat diraih pada tahun tersebut. Diduga, manipulasi laporan keuangan PT Kereta Api Indonesia telah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Sehingga, akumulasi permasalahan terjadi disini.

Pendapat:

PT Kereta Api Indonesia seharusnya tidak boleh mengabaikan dimensi organisasional penyusunan laporan keuangan dan proses audit. Setiap bagian lembaga yang ada di dalamnya hendaknya diberi pemahaman masalah esensial akuntansi dan keuangan yang ada agar tidak terjadi kesalahan dalam menangani akuntansi serta keuangan secara khusus. Upaya ini penting untuk dilakukan guna membangun kesepahaman (understanding) diantara seluruh unsur lembaga. Selanjutnya, soliditas kelembagaan diharapkan tercipta sehingga mempermudah penerapan sistem pengendalian manajemen di dalamnya.

Sumber :

http://mulydelavega.blogspot.com/2009/06/pentingnya-laporan-kinerja-keuangan.html